Wednesday, 16 November 2016

Contoh Struktur Organisasi Sekolah

Galeri Guru - Selamat datang kembali di web galeriguru.net. Di kesempatan ini kami akan berbagi sedikit informasi atau ilmu tentag contoh Struktur Organisasi Sekolah. Bahwa suatu struktru organisasi sangat penting untuk di perhatikan oleh lembaga pendidikan atau non pendidikan. Struktur organisasi merupakan salah satu susunan dalam kepengurusan atau organisasi yang di jalankan agar bertujuan memiliki arah dan tujuan yang akan di capai. Begitu juga di sekolah/madrasah yang harus di buat dan di perhatikan adalah kelengkapan struktru organisasi sekolah.

Contoh Struktur Organisasi Sekolah

Tepi sebelum kita mengenal lebih jauh tentang struktur organisasi sekolah, ada baiknya kita untuk mengetahui tentang penertian dari organisasi terlebih dahulu. Jadi yang di makasud organisasi itu merupakan sekelompok orang yang dipersatukan secara formal dalam sebuah kerjasama untuk mencapai suatu tujuan yang sudah ditetapkan bersama. Sementara untuk pengertian dari pengorganisasian adalah peran kedua di dalam manajemen serta pengorganisasian yang didefinisikan sebagai sebuah proses kegiatan penyusunan struktur organisasi berdasarkan sumber-sumber, tujuan dan lingkungannya. Jadi bisa dikatakan hasil dari pengorganisasian adalah sebuah struktur organisasi. 

Nah, Setelah kita mengetahui beberapa pengertian diatas maka dapat kita simpulkan bahwa yang di maksud orgamisasi sekolah adalah sebuah susunan, komponen-komponen dalam organisasi sekolah dan struktur tersebut yang menunjukan pembagian kerja dan juga suatu peranan ataupun kegiatan-kegiatan yang tidak sama itu di koordinasikan.

Selanjutnya, yang perlu kita ketahui dengan adanya struktur organisasi sekolah, maka ada beberapa komponen-komponen dengan perannya yang masing-masing berbeda. seperti berikut ini:
  • Kepala Sekolah - Dibagian kepala sekolah sebagai manager, edukator, leader Motivator dan Inovator bagi warga sekolah dan juga guru pendidik dan kependidikan.
  • Wakil Kepala Sekolah - Adapun untuk wakil kepala sekolah berfungsi untuk membantu kepala sekolah dalam melaksanakan berbagai kegiatan seperti : Menyusun renacana, pengarahan, pengorganisasian, pengawasan, penilaian, pengembangan, keunggulan, menyusun laporan maupun ketenaga kerjaan.
  • Bagian Kurikulum - Peran dari bagian kurikulum disini adalah untuk menyusun kalender pendidikan, menyusun pembagian tugas para guru maupun jadwal pelajaran, mengatur pelaksanaan program  pengayaan dan juga mengatur mutasi siswa maupun menyusun laporan.
  • Bagian Kesiswaan
  • Bagian Sarana dan prasarana - Untuk bagian kesiswaan yaitu memiliki beberapa peran untuk merencanakan kebutuhan prasarana penunjang kegiatan belajar, mengatur pemanfaatan sarana dan prasarana, menyusun laporan. Namun untuk bagian kesiswaan ini dapat dibagi menjadi dua yakni bagian pustakawan dan pengelolaan laboratorium.
  • Bagian Ketatausahaan - Untuk bagian ketatausahaan memiliki peran sebagai menysusun laporan program kerja, mengelola keuangan sekolah, mengurus administrasi ketenagaan dan siswa, menyusun administrasi pelengkapan, pembinaan dan juga pengembangan karir pegawai tata usaha di sekolah.
  • Bagian Guru - Untuk bagian guru disini berperan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran, melaksanakan analisis hasil ujian, melakukan kegiatan penilaian proses belajar, mengisi daftar nilai siswa.
  • Bagian wali kelas - Wali kelas disini berperan penuh dalam pengelolaan kelas
  • Guru Pembimbing dan Konseling - Untuk bagian guru pembimbing dan konseling berperan untuk menyusun program pelaksanaan bimbingan dan konseling, memberikan layanan bimbingan kepada para siswa, menyusun laporan dan sebagainnya. Dan untuk bagian ini biasanya struktur organisasi sekolah Menengah umumnya.
Sehingga dengan dibuatnya struktur organisasi di sekolah, maka akan tercipat sebuah tatanan yang sesuai dengan Peran dan funsgi serta kapasitas masing-masing tiap komponen dari struktur organisasi sekolah.
Baca selengkapnya

Download Kumpulan Kode Inventaris Barang Dan Aset Sekolah - Galeri Guru

Download Kumpulan Kode Inventaris Barang Dan Aset Sekolah - Galeri Guru | Almudilillah admin web galeriguru.net di hari yang baik ini akan kembali mengisi postingan guna memberikan kemudahan kepada penggunjung setia web galeriguru.net mencari file yang berhubungan dengan administrasi sekolah, administrasi kelas dan sebagainya. Karena di kesempatan ini admin akan share satu file yang sangat penting untuk kita ketahui, apalagi posisi kita sebagai seorang kepala sekolah, bendahara, tata usah bahkan seorang operator sekolah juga bisa dan harus mengetahui akan file Download Kumpulan Kode Inventaris Barang Dan Aset Sekolah yang akan admin share.

Download Kumpulan Kode Inventaris Barang Dan Aset Sekolah - Galeri Guru

Sebenarnya file ini di khususkan untuk seseorang yang memiliki tanggung jawab pengelola barang inventaris sekolah, yaitu seorang kepala sekolah, dan tidak menutup kemungkinan seorang bendahara, tata usah dan operator sekolah memiliki file kode barang inventaris aset sekolah. Dengan memiliki kode barang inventaris sekolah ini agar lebih mudah dalam mengelola setiap barang inventaris sekolah.

Sehingga dengan adanya beberapa kode barang inventaris sekolah apa bila memang belum mengetahui kode secara menyeluruh dari tiap kode barang seperti KIB A, KIB B, KIB C, KIB D, KIB E dan juga KIB F.

Dan kita juga mengetahui bahwa setiap manusia yang memiliki kesibukan yang banyak dan sering lupa, sehingga kita (manusia) adalah tempatnnya lupa. Jadi alangkah baiknya secara menyeluruh dari kode barang inventari sini dibuatkan kedalam pembukuan (dibukukan) dan dapat di jadikan pegangan secara pribadi. 

Tentu dengan adanya kode barang inventari sekolah, semua barang yang ada di sekolah haruslah di data secara menyeluruh agar data tersebut dapat digunakan sebagai bukti pertanggung jawaban sekolah kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat.

Dan selanjutnya jika memang berminat dan memiliki kumpulan kode barang inventaris sekolah, dapat di download dibawah ini.
Download

itulah yang dapat admin share kali ini tentang Download Kumpulan Kode Inventaris Barang Dan Aset Sekolah semoga dapat memberikan manfaat serta mempermudah dalam pengkodenan barang inventaris sekolah.
Baca selengkapnya

Aplikasi Bimbingan Konseling Gratis

Aplikasi Bimbingan Konseling Gratis. Kumpulan Format Blangko Bimbingan Dan Konseling Dalam 1 Aplikasi Excel salah satu file untuk melaksanakan program penilaian terhadap kinerja guru baik itu guru kelas ataupun guru mata pelajaran. Pentingnya melaksanakan program penilaian kinerja guru adalah untuk melihat kompetensi guru terhadap pembelajaran yang telah di laksanakan di sekolah induk. Dari penilaian kinerja guru ini setidaknya dapat melihat prestasi guru sebagai modal untuk naik jabatan sesuai dengan kemampuan yang di dapat dari hasi penilaian tersebut.

Kumpulan Format Blangko Bimbingan Dan Konseling Dalam 1 Aplikasi Excel

Dari Format aplikasi Blangko ini terdapat 17 kompetensi sebagai aplikasi untuk memberikan kemudahan dalam rangka penilaian kinerja guru BK yang sudah Pegawai Negeri Sipil (PNS) sehingga dengan aplikasi format blanko BK ini secara otomatis dapat memberikan kemudahan apa bila pengawas sekolah, kepala sekolah yang akan melaksanakan progran penilaian kinerja guru.

Dan kami sudah menyediakan link untuk mendownload aplikasi Format blangko guru BK dibawah ini, yang mudah-mudahan dengan adanya file format blangko ini sebagai bahan referensi bapak/ibu guru yang akan melaksanakan program penilaian kinerja guru.


Kumpulan Format Blangko Bimbingan Dan Konseling Dalam 1 Aplikasi Excel
Format Blangko BK Download
Format Lab Bengkel Download

Demikianlah apa yang dapat kami share hari ini terkait dengan Kumpulan Format Blangko Bimbingan Dan Konseling Dalam 1 Aplikasi Excel Semoga memberikan manfaat untuk kita semua. Amin 

Anda baru saja menyimak postingan hari ini Aplikasi Bimbingan Konseling Gratis.
Baca selengkapnya

Pengertian Administrasi Kelas, Sekolah Dan Pendidikan

Pengertian Administrasi Kelas, Sekolah Dan Pendidikan |
A. Administrasi Kelas
Kelas adalah sebuah ruangan yang terdapat dilembaga pendidikan yang merupakan wadah tempat terjadinya proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru dengan mentransfer ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik (siswa) sehingga terjadilah perubahan tingkah laku. Agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan, maka diperlukan pendataan terhadap seluruh komponen pembelajaran untuk diolah. dan dilaporkan hasilnya kepada kepala sekolah yaitu berupa, administrasi kelas.

Pengertian Administrasi Kelas, Sekolah Dan Pendidikan

Dengan adminitrasi atau pengelolaan kelas yang baik dan menarik dapat mendorong siswa untuk belajar dengan baik, yang memungkinkan terjadinya hasil yang baik pula, dan pada gilirannya dapat meningkatkan mutu pendidikan secara maksimal. Depdiknas (1995:11) menyebutkan 8 Aspek pengelolan kelas antara lain;

  1. Mengecek kehadiran siswa
  2. Mengumpulkan hasil pekerjaan siswa, memeriksa dan menilai pekerjaan siswa tersebut
  3. Pendistribusian bahan dan alat
  4. Mengumpulkan informasi dari siswa mencatat data siswa
  5. Pemeliharaan arsip
  6. Menyampaikan materi pembelajaran
  7. Memberikan Tugas atau PR
Dari bidang garapan administrasi pendidikan merupakan kegiatan catat mencatat (Recording) dan lapora melapor (Resporting) seluruh komponen kegiatan yang dilaksanakan di dalam kelas yang meliputi sebagai berikut:
  1. Buku Supervisi
  2. Buku Penerimaan dan pengambilan raport
  3. Buku Penilaian
  4. Daftar hadir siswa (Absensi)
  5. Buku Penilaian
  6. Buku mutasi siswa
  7. Buku Notulen rapat
  8. Jadwal Pelajaran
  9. Buku keuangan (Kas Kelas)
  10. Papan Absenso Harian
  11. Buku Tamu Orang tua siswa
  12. Denah Tempat duduk siswa
  13. Buku BP
  14. Daftar Inventaris kelas
  15. Buku UKS atau berobat
  16. Kalender pendidikan Diknas dan Kalender Pendidikan Sekolah
a). Kegiatan Administratif Manajemen Kelas
  • Perencanaan Kelas_Suatu perencanaan yang utama adalah menjabarkan kurikulum menjadi program pembelajaran yang konkrit sesuai dengan waktu yang tersedia seperti program tahunan, program semseter, progam bulanan, progam mingguan dan juga progam harian. Selain itu juga perlu adanya kegiatan ekstrakulikuler seperti progam pramuka, olahraga kesenian, les belajar tambahan, bimbingan konseling dan UKS.
  • Pengorganisasian kelas Guru_Didalam pengorganisasian kelas guru diharapkan dapat membagi beban kerja, tanggung jawab, wewenang kepada semua pihak (guru dan guru) dan juga mengikuti sertakan siswa dalam pengelolaan kelas. Melengkapi alat-alat yang diperlukan dan membuat struktur organisasi kelas.
  • Pengarahan kelas_Untuk pengarahan kelas ini dilakukan agar setiap kegiatan tidak menyimpang dari tujuan dan ketentuan, Di mana dalam hal seperti ini tentunya memerlukan bimbingan dan kerjasama dengan kepala sekolah, supervisor dan konselor dengan jalan musyawarah.
  • Koordinasi kelas_ Sedangkan untuk koordinasi kelas ini bertujuan membawa semua material. fasilitasi dan teknik-teknik dalam hubungan kerja sama yang harmonis dengan tugas dan peran masing-masing untuk menyampaikan saran, pendapat dan gagasan baik dalam bidang kerjanya sendiri maupun bidang kerja yang menjadi tanggung jawab yang bersangkutan.
  • Komunikasi kelas_Di dalam Komunikasi kelas untu menonjolkan hubungan manusiawi yang harmonis, denga cara musyawarah, diskusi baik hubungan pribadi maupun kelompok dengan menggunakan jaringan komunikasi yang berdaya guna.
b). Kegiatan Operatif Manajemen Kelas
Tata Usaha

  • Menghimpun dan mencatat data siswa yang bersifat tetap
  • Mencatat dan membuat buku inventaris kelas
  • Membuat laporan pemasukan dan pengeluaran kas sekolah
  • Membuat surat pemberitahuan tentan ujian sekolah/ujian nasional
  • Mendata siswa keluar masuk
Kegiatan Perbekalan Kelas

  • Alat pendidikan yang berhubungan langsung dengan proses belajar mengajar (Papan Tulis, buku sumber, alat olah raga, Inventaris kelas dan inventrais guru)
  • Alat non pendidikan yang tidak langsung berhubungan Seperti : Meja dan kursi guru dan siswa, lemari, papan absen, buku agenda, buku raport, buku absensi guru.
  • Kegiatan keuangan kelas untuk melaksanakan program kelas yang diperlukan sejumlah dana yang bersumber dari Pemeritah pusat, pemprop, pemkab dan donatur.
  • Kegiatan pembinaan personal kelas pengaturan tempat duduk siswa dengan berbagai pertimbagan antar guru dan kepala sekolah
B. Administrasi Sekolah
Administrasi sekolah adalah merupakan salah satu bagian dari administrasi pendidikan, yaitu administrasi pendidikan yang dilaksanakan disekolah. Salah satu alat administrasi sekolah adalah tata usaha, bendahara. Secara sederhana dapat dikemukakan bahwa administrasi sekolah adalah semua kegiatan yang dijalankan disekolah untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah. Administrasi sekolah yang memberikan kewenangan penuh keada pihak sekolah untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengawasi dan mengevaluasi komponen-komponen pendidikan sekolah yang bersangkutan biasanya hal seperti ini berhuungan langsung antara kepala sekolah dengan pemangku kepentingan pendidikan (Yayasan, Pengelola).

Prinsip Umum

  • Administrasi sekolah bersifat praktis dan fleksibel dapat dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan situasi yang nyata di sekolah
  • Administrasi sekolah berfungsi sebagai sumber informasi bagi peningkatan pengelolaan pendidikan dan kegiatan belajar mengajar.
  • Administrasi sekolah di laksanakan dengan sistem mekanisme kerja yang menunjang realisasi pelaksanaan kurikulum
  • Kompnen-komponen administrasi sekolah antaralain:
  1. Administrasi kesiswaan
  2. Administrasi Kurikulum
  3. Administrasi pendidik dan tenaga kependidikan
  4. Administrasi sarana dan prasarana sekolah
  5. Administrasi keuangan
  6. Administrasi kearsipan
  7. Administrasi Humas
C. Administrasi Pendidikan
Administrasi pendidikan memiliki cakupan yang lebih luas dari pada administrasi kelas, administrasi sekolah. Administrasi pendidikan melibatkan banyak pihak diantaranya para kepala sekolah, para pembina, pengawas sekolah, pejabat-pejabat senior dilingkungan departemen Pdan K, guru, staf sekolah serta peserta didik yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan pendidikan.

Adapun yang menjadi bagian administrasi pendidikan antara lain:
  1. Perencanaan (Planning)
  2. Pengorganisasian (Organizing)
  3. Pemberian Bimbingan (Counseling)
  4. Pengoordinasian (Coordinating)
  5. Pengomunikasian (Communication)
  6. Pengontrolan (Controlling)
  7. Penilaian (Evaluating)
Jadi lembaga pendidikan seperti organisasi sekolah merupakan kerangka kelembangaan dimana administrasi pendidikan dapar berperan dalam mengelola organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dilihat dari tingkatan-tingkatan suatu organisasi dalam hal ini sekolah administrasi pendidikan dapat dilihat dalam tiga tingkatan yaitu: (Murphy dan Louis :1999:
  1. Tingkat Institusi (Institusional level)_Dari tingkat ini berkaitan dengan hubungan antara lembaga pendidikan (sekolah) dengan lembaga eksternal)
  2. Tingkat Manajerial Managerial level)_Dari tingkatan yang kedua ini berkaitan dengan kepemipinan dan organisasi lembaga sekolah
  3. Tingkat Teknis (Technical level)_Dari tingkat yang ke tiga ini adalah yang berkaitan dengan proses pembelajaran. Dengan demikian administrasi pendidikan dalam konteks kelembangaan pendidikan mempunyai cakupan yang luas, disamping itu bidang-bidang yang harus ditanganinya juga cukup banyak dan kompleks dari mulai sumber daya fisik, keuangan dan manusia yang terlibat dalam kegiatan proses belajar mengajar di sekolah
Demikianlah apa yang dapat kami informasikan semoga dengan adanya infomasi singkat ini tentang Pengertian Administrasi Kelas, Sekolah Dan Pendidikan semoga menjadikan bahan referensi bagi sekolah tingkat dasar dan menengah.
Baca selengkapnya

Download Aplikasi Gaya Belajar Siswa Format Excel - Galeri Guru

Download Aplikasi Gaya Belajar Siswa Format Excel - Galeri Guru| Selamat datang semuanya almdulillah di kesempatan yang baik ini kami kembali lagi untuk memberikan sedikit informasi tentang dunia pendidikan, baik itu seputar administrasi guru kelas, kepala sekolah, operator sekolah, dan juga bendahara.

Download Aplikasi Gaya Belajar Siswa Format Excel - Galeri Guru

Dan hari ini kami insallah akan berbagi file administrasi kelas untuk guru kelas, yang mana aplikasi ini adalah bertujuan untuk menganalisis hasil belajar siswa (peserta didik). Tentunya dengan aplikasi yang satu ini akan sedikit memberikan kemudahan dalam pengelolah dan informasi untuk hasil belajar peserta didik.

Aplikasi gaya belajar siswa ini adalah aplikasi analisis untuk menganalisis karakteristik yang terkait dengan gaya belajar siswa. Aplikasi tersebut tersedia dalam format Excel atau di kenal dengan xls. Dimana aplikasi ini khusus digunakan untuk guru yang ingin mengetahui bagaimana karakter belajar siswa selama di kelas. 

Dalam aplikasi gaya belajar ini terdapat sebuah pertanyaan-pertanyaan layaknya sebuah angket untuk mengetahui minat belajar siswa sesuai dengan metode pembelajaran yang di terapkan oleh guru. Dengan adanya aplikasi gaya belajar ini diharapkan guru dapat mampu dan dapat menganalisis berbagai macam gaya belajar siswa yang mungkin nantinya dapat dijadikan sebagai bahan untuk menganalisis karakter belajar siswa baik di sekolah SD, SMP dan SMA, SMK.

Jadi secara umum, Gaya belajar siswa dapata dibedakan menjadi tiga bagian antara lain : 

  • Gaya belajar Visual_ Adalah Gaya belajar yang cenderung berpotensi pada menyimak sesuatu visual (Pandangan)
  •  Gaya belajar Auditori_Sedangankan untuk Gaya belajar Auditori adalah gaya belajar yang dominan pada suara, artinya siswa lebih baik jika belajar dengan cara mendengarkan
  • dan Gaya Belajar Kinestetik_Gaya belajar yang seperti ini adalah gaya belajar yang tidak bisa hanya sekedar melihat dan mendengar, akan tetapi harus bisa dibarengi dengan gerakan-gerakan yang terkadang dianggap oleh guru sebagai suatu kegiatan tidak fokus, padahal ini memang gaya belajar harus seperti itu.
Dari 3 jenis gaya belajar siswa di kelas, jika seorang guru mampu dan peduli terhadap siswanya maka sudah pasti guru itu akan mencari tahu gaya belajar siswa di kelas pada saat penyampaian materi pembelajaran. Lalu bagaimana caraya agar proses analisis dapat dilakukan dari gaya belajar peserta didik? Adapun cara yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan aplikasi yang akan kami share hari ini.

Aplikasi analisis gaya belajar siswa ini sangat bermanfaat untuk sekolah dasar dan menengah yang ingin mengetahui karakter belajar siswa. Dengan apikasi ini juga kita bisa melakukan tindakan yang sesuai dengan gaya belajar peserta didik tanpa harus menyalahkan peserta didik tersebut jika memang terdapat seorang siswa yang berkarakter termasuk kedalam karakter belajar seperti kinestetik.

Jika anda tertarik dengan aplikasi gaya belajar siswa ini, silakan download file aplikasinya pada tautan berikut ini:

Download Aplikasi Gaya Belajar Siswa Format Excel - Galeri Guru

Pengembang Aplikasi : Shin'an Musfiqi
Alamat Email : musfiqihi@yahoo.com
Sumber file : gurusd.cf

Baca selengkapnya

Sunday, 6 November 2016

Kumpulan Bimbingan Konseling Peminat Kurikulum 2013 | File BK

Kumpulan Bimbingan Konseling Peminat Kurikulum 2013 | File BK-Program Bimbingan dan konseling merupakan program sekolah untuk memberikan pelayanan kepada peserta didik dalam menimba ilmu di sekolah. Sekolah merupakan salah satu intansi sebagai awal orang tua untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada anaknya sebagai bekal hidup di masa yang akan datang.

<a href="url" tittle="Kumpulan Bimbingan Konseling Peminat Kurikulum 2013 | File BK"><b>Kumpulan Bimbingan Konseling Peminat Kurikulum 2013 | File BK</b></a>

Sehingga dengan inilah peran orang tua pada masa sekarang untuk memasukan anaknya kesekolah tak jarang yang bisa mengikuti atas keinginan orang tuanya. Akan tetapi orang tualah yang menuruti ke inginan sang anak. Jenis pendidikan sekolah manapun hampir sama dalam memberikan pengatahuan, akan tetapi yang membedakan hanyalah dari segi penyampaian dan pelayanan terhadap peserta didi di sekolah.

Dengan memberikan pelayanan kepada peserta didik, secara otomatis guru dan sekolah harus membuat suatu program yang dapat memberikan arahan kepada peserta didik baik dari segi belajar ataupun dari segi dia bergaul dengan lingkungan untuk beradaftasi dan menambah ilmu pengetahuannya sendiri, Seperti hal ya adalah program Bimbingan konseling inilah di sekolah memiliki peran penting untuk melihat bakat dan minat peserta didik yang di milikinya.

Bakan dan mint inilah yang nantinya akan terus di kembangan oleh pesarta didik,bila telah lulus dari sekolah di mana dia belajar. Dengan arahan dan minat bakat siswa sesuai keinginan merupakan hal yang mutlak dan patut kita perhatikan. 

Dengan inilah kami akan membagikan sebuah contoh bimbingan konseling yang sesuai dengan peminat pada kurikulum 2013. Silahkan sebagai bahan referensi BK di sekolah bisa di download dibawah ini.

Download BK peminat k-13

Demikianlah apa yang dapat kami share hari ini semoga memberikan manfaat untuk kita semua dengan adanya Kumpulan Bimbingan Konseling Peminat Kurikulum 2013 | File BK Terimkasih
wasalam

Sumber File : https://mintotulus.wordpress.com/
Baca selengkapnya

Wednesday, 2 November 2016

Contoh Tata Tertib Perpustakaan Sekolah Dan Umum

Perpustakaan merupakan sumber ilmu dan informasi untuk mencari sumber berdasarkan bahan referensi yang di gaji atau akan dipekajari. Perpustakaan pada dasarnya untuk para pelajar atau umum untuk mencari apa yang akan di pelajari atau mencari tahu apa yang belum di ketahui. Sehingga fungsi perpustakaan sangat penting bagi pelajar dan juga untuk umum. Namun tidak sedikit suatu perpustakaan yang sifatnya untuk memberikan pinjaman terhadap buku yang akan di pinjam oleh siswa dan umum, tidak memiliki aturan atau tata tertib suatu perpustakaan.

Contoh Tata Tertib Perpustakaan Sekolah Dan Umum

Padahal dengan adanya suatu tata tertib untuk perpusatakaan sangat penting sama halnya dengan tata tertib sekolah. Namun kami di hari ini tidak akan membahas jauh tentang tata tertib sekolah, dan akan kami bahas mengenai tata tertib perpustakaan di lingkungan pendidikan (Sekolah). 

Dengan adanya tata tertib perpustakaan sekolah agar pelayanan sirkulasi dan pelayanan referensi berupa tata tertib sehingga dapat dijadikan pegangan peraturan berupa tata tertib yang baik oleh pengunjung maupun oleh petugas perpustakaan sekolah.

Tata tertib seperti ini sebaiknya dibuat oleh panitia khusus yang melibatkan kepala sekolah, guru-guru, panitia perpustakaan dan segenap petugas perpustakaan sekolah. Dimana tata terib perpustakaan dibuat secara singkat, jelas dan sederhana sehingga mudah di mengerti oleh smua pengunjung. 

Adapun masalah-masalah yang harus di cantumkan dalam tata terib meliput:
  • Sifat dan status perpustakaan sekolah
  • Keanggotaan perpustakaan sekolah
  • Bahan-bahan pustaka sekolah
  • Sanksi dan hukum bagi pelajar
  • Iuran bagi setiap anggota
  • Sistem Penyelenggaraan
  • Waktu pelayanan atau jam buka
Secara tertulis dan rumusan tata terib yang telah dibuat harus diumumkan kepada anggota perpustakaan sekolah agar diikuti dan ditaati. Cara mengumumkanya dapat di lakukan dengan cara seperti, Rumusan tata tertib yang telah dibuat itu dituliskan pada selembar keretas manila, Dan di dalam penulisan di usahakan di tulis dengan baik, indah, bersih dan dapat dibaca dengan jelas., Setelah dibuat atau ditulis tempelkan pada tembok yang sekiranya mudah dibaca oleh setiap pengunjung, dan cara yang lain yaitu setiap anggota baru diberi selembaran tata terib. Jadi rumusan tata tertib yang telah dibuat itu harus di ketik pada keretas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Setiap tata tertib perpustakaan sekolah harus dicantumkan sanksi-sanksi tertentu bagi pengunjung yang melangar larangan-larangan atau melakukan sesuatu yang tidak diperbolehkan antara lain;
  1. Merokok, makan, minum di ruangan perpustakaan
  2. Membuat gaduh, berbicara keras, menyanyi, tertawa, bersiul dan bersenada gurau di raunga perpustakaan
  3. Merusak bahan-bahan pustaka dan kelengkapan perpustakaan
  4. Membuah sampah sembarangan di tempat
  5. Membawa keluar buku dari perpusatakaan yang sebelumnya tanpa diproses secara administrastif
  6. Terlambat mengembalikan buku yang di pinjam.
  7. Dilarang mencoret-coret bahan buku pustaka, meja dan kursi serta perlengkapan lain yang ada di perpustakaan.
Maka pengujung perpustakaan sekolah yang melangar larangan-larangan tersbut diatas harus diberi sanksi-sanksi atau hukuman tetentu yang bersifta mendidik, misalanya pengunjung yang sengaja atau tidak sengaja terlambat mengembalikan buku pinjamannya dikenakan denda Rp.500,/buku/perhari. apa bila di temukan pengunjung yang merusak bahan pustaka harus memperbaiki kembali, pengunjung menghilangkan buku harus menggantinya dengan judul yang sama atau hampir sama, pengunjung yang membawa keluar buku-buku tetentu tanpa melalui prosedur peminjaman yang berlaku maka harus dicabut haknya sebagai anggota perpustakaan dalam tertentu dan sebagainya.

  1. Tata Tertib Dalam Perpustakaan 
Pelayanan peminjaman adalah kegiatan kerja yang berupa pemberian bantuan kepada pemakai perpustakaan dalam proses peminjaman dan pengembalian pustka. Kegiatan kerja seperti ini sering disebut dengan istilah "Sirkulasi". Dan sirkulasi ini mengandung maksud mengedarkan koleksi perpustakaan kepada pemakainya. Setiap perpustakaan pasti mempunyai kegiata seperti ini. Meskipun tidak semua perpustakaan meminjamkan kolekasinya untuk dibawah keluar perpustakaan.

Banyak perpustakaan khusus atau perpustakaan yang meiliki kolekasi langka, atau jumlah kolekasi terbatas sehingga tidakk meminjamkan bahan pustakanya keluar perpustakaan (dibawa pulang). Mungkin ada suatu lembaga yang memiliki kolekasi cukup berbobot, tetapi tidak memiliki ruang kaca, maka kolekasi tersebut seyogyanya diatur untuk diperbolehkan untuk di pinjam keluar, meskipun harus dengan syarat tertentu sesuai dengan aturan yang telah di tetapkan.

Seorang pustakawan harus pandai menentukan kebijakan dalam mengatur pelayanan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi seperti dibawah ini.
  • Ruang perpustakaan kecil dan jumlah kolekasi sangat terbatas namun merupakan sumber informasi mutakhir. Situasi seperti ini dapat diatasi dengan membuat persyaratan peminjaman yang dapat menjamin pustaka agar tidak hilang, robek dll.
  • Terbatasnya jumlah tenaga perpustakaan. Maka situasi seperti ini dapat diatasi dengan waktu pelayanan. Misalnya tidak setiap hari atau sehari hanya beberapa jam (Tidak selama jam kerja)
1. Pertaturan Tata tertib perpustakaan
a. Sistem Layanan
Untuk sistem layanan dalam perpustakaan dalam melayani peminjaman buku dapat dilakukuan dengan sistem dibawah ini:
- Sistem terbuka
Adapun yang termasuk kedalam sistem Terbuka didalam pelayanan perpustakaan antara lain:
Ruangan yang luas, Katalog, Ketenangan dan kebersihan
- Sistem Tertutup
Dan untuk bagian sisterm tertutup meliputi: Ruangan yang terpisah, katalog, 

2. Tata tertib Dan ketentuan Perpustakaan
Di dalam tata tertib peminjaman adalah salah satu kumpulan peraturan untuk menjaga ketetiban peminjaman dan pengembalian buku yang di edarkan atau di sirkulasi. Dan di dalam tata tertib tersebut dapat di tentukan seperti.
Hari dan Jam buka perpustakaan
Syarat keanggotaan
Jumlah Peminjam
Lama waktu peminjaman
Sanksi pelanggara
Baca selengkapnya